Selamat Datang di Blog MODUL DAN BAHAN PEMBELAJARAN

ILMU EKONOMI LANJUTAN

Ilmu ekonomi dalam bahasa Inggris disebut economics. Ekonomika lahir pada abad 18, dimana sebelum itu semua persoalan ekonomi hanya dipelajarai bersama filsafat dan agama. Tahun 1776 Adam Smith menulis buku berjudul “An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations”. Buku ini merupakan buku yang pertama membahas persoalanpersoalan ekonomi terpisah dari kedua ilmu di atas. Atas dasar itulah Adam Smith dijuluki bapak ilmu ekonomi.

Pada hakekatnya ilmu ekonomi the study of Choosing yaitu tatacara memilih. Hal ini ditegaskan oleh Samoelson dimana dia mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai studi mengenai bagaimana cara seseorang dan masyarakat sampai kepada pilihan (dengan atau tanpa uang) untuk memberdayakan sumber-sumber produksi langka yang dapat mempunyai kegunaankegunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai macam barang dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi. Kebutuhan adalah keinginan yang timbul dalam diri manusia (secara individu) dan masyarakat dalam bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya.

Yang menjadi pokok pembicaraan ekonomi adalah kebutuhan ekonomi yang melahirkan berbagai kegiatan ekonomi. Kebutuhan ekonomi adalah kebutuhan akan barang dan jasa yang dapat dinilai dengan uang, tetapi ada pula kebutuhan yang tidak dapat dinilai dengan uang. Kebutuhan yang tidak
dapat dinilai dengan uang maka kebutuhan tersebut tidak dapat dikategorikan kedalam kebutuhan
ekonomi.

Kebutuhan ekonomi pada dasarnya mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
1. setiap orang berbedabeda, baik kelompok maupun suku
2. tidak sama di sepanjang waktu dan generasi
3. berkembang baik dalam jumlah maupun kualitasnya
4. bisa saling melengkapi atau bahkan saling berlawanan

MACAM-MACAM KEBUTUHAN

1. Menurut KEPENTINGAN / INTENSITAS
• Kebutuhan PRIMER
• Kebutuhan SEKUNDER
• Kebutuhan TERSIER
Kebutuhan Primer adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi
Kebutuhan Sekunder adalah kebutuhan yang harus dipenuhi supaya orang hidup lebih baik
Kebutuhan Tersier adalah kebutuhan yang dapat meningkatkan harga diri atau status sosial

2. Menurut SIFAT
• Kebutuhan JASMANI / MATERIIL
• Kebutuhan ROHANI / SPIRITUAL
Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuh/jasmani
Kebutuhan Rohani adalah kenutuhan yang dibutuhkan oleh jiwa/rohani

3. Menurut BENTUK
• Kebutuhan MATERIAL
• Kebutuhan IMMATERIAL
Kebutuhan Material adalah kebutuhan yang berwujud benda material
Kebutuhan Immaterial adalah kebutuhan yang tidak berwujud (jasa)

4. Menurut WAKTU
• Kebutuhan SEKARANG
• Kebutuhan MASA DEPAN
Kebutuhan Sekarang adalah kebutuhan yang tidak dapat ditunda, harus dipenuhi saat dirasakan
Kebutuhan Masa Depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya pada masa yang akan datang

5. Menurut SUBYEK
• Kebutuhan INDIVIDU
• Kebutuhan KOLEKTIF
Kebutuhan Individu adalah kebutuhan yang dibutuhkan oleh seseorang secara individu, dimana setiap orang ada yang sama tetapi adapula yang berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti : lingkungan, agama, status sosial, adatistiadat, hobi, dll.
Kebutuhan Kolektif adalah kebutuhan yang dibutuhkan oleh kelompok, merupakan kebutuhan yang diperlukan oleh banyak orang.

ALAT PEMUAS KEBUTUHAN

Kebutuhan manusia berupa BARANG dan JASA. Barang adalah kebutuhan yang berwujud sedang Jasa adalah kebutuhan yang tidak berwujud

MACAM-MACAM BARANG

1. Menurut CARA MEMPEROLEH
• Barang EKONOMI
• Barang BEBAS
Barang Ekonomi adalah barang yang untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan, yang
umumnya dihitung berdasarkan nilai uang.
Barang Bebas adalah barang yang untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan.

2. Menurut TUJUAN PENGGUNAAN
• Barang KONSUMSI
• Barang PRODUKSI
Barang Konsumsi adalah barang yang dapat memenuhi kebutuhan secara langsung
Barang Produksi adalah barang yang merupakan alat bantu dalam proses produksi

3. Menurut PROSES PRODUKSI
• Barang DASAR
• Barang SETENGAH JADI
• Barang JADI
Barang Dasar atau bahan mentah adalah barang yang belum diolah dan merupakan bahan baku dalam proses produksi
Barang Setengah Jadi adalah barang yang telah diolah tetapi belum siap digunakan secara sempuna. Barang ini masih diperlukan proses produksi lebih lanjut
Barang Jadi adalah barang yang siap digunakan memenuhi kebutuhan

4. Menurut HUBUNGAN dengan barang lain
• Barang SUBSTITUSI
• Barang KOMPLEMENTER
Barang Substitusi adalah barang yang dapat menggantikan fungsi utama barang yang digantikan
Barang Komplementer adalah barang yang berfungsi melengkapi barang lain sehingga barang tersebut dapa memenuhi kebutuhan secara sempurna

5. Menurut KUALITAS
• Barang SUPERIOR
• Barang PERTENGAHAN
• Barang INFERIOR
Barang Superior adalah barang berkualitas tinggi, sehingga memberikan prestise begi pemakai
Barang Pertengahan adalah barang berkualitas sedang Barang Inferior adalah barang dengan kualitas rendah

6. Menurut JAMINAN
• Barang BERGERAK
• Barang TIDAK BERGERAK
Barang Bergerak adalah barang yang mudah dipindhpindahkan, biasanya digunakan sebagai jaminan pinjaman jangka pendek (kurang 1 tahun)
Barang Tidak Bergerak adalah barang yang sukar / tidak dapat dipindhpindahkan, biasanya digunakan sebagai jaminan pinjaman jangka panjang (lebih 1 tahun)

ILMU EKONOMI

Definisi Ekonomi

Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani = “Oikos” = Rumah tangga dan “Nomos” = aturan. Jadi ekonomi berarti aturan rumah tangga. Rumah tangga yang dimaksud adalah arti rumah tangga secara luas. Rumah tangga yang dimaksud disini adalah setiap bentuk kerjasama manusia untuk mencapai kemakmuran atas dasar prinsip ekonomi, misalnya : rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan rumah tangga pemerintah. Selanjutnya ketiga rumah tangga ini disebut Pelaku Ekonomi.

Karena ekonomi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai kemakmuran, maka ilmu ekonomi berarti ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhannya untuk mencapai kemakmuran.

Pembagian Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu.
Misalnya:
- Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an.
- Ekonomi Jepang pasca perang dunia II.

Ilmu Ekonomi Teori, terdiri dari makro ekonomi dan mikro ekonomi.

Mikro ekonomi,
berdasarkan corak dan ruang lingkup analisisnya, ekonomi mikro diartikan sebagai bagian dari ilmu ekonomi yang mengansalisis, mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Ada beberapa aspek penting yang dianalisis teori ekonomi mikro,
yaitu:
1.Interaksi dipasar barang
2. Tingkah laku pembeli dan penjual
3. Interaksi di pasar faktor produksi.

Makro ekonomi
mengansalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global, dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Dalam menganalisis mengenai pembeli, misalnya yang dianalisis bukanlah mengenai tingkah laku seorang pembeli , melainkan keseluruhan pembeli yang ada di pasar.
Beberapa aspek penting yang dianalisis teori ekonomi mikro,yaitu:
1. Penentuan tingkat kegiatan perekonomian negara
2. Pengeluaran agregat
3. Mengatasi pengangguran dan inflasi

Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi, misalnya: ekonomi
perusahaan, ekonomi moneter, ekonomi perbankan, dsb.

Prinsip, Motif, Tindakan, Hukum, Ekonomi
1. Prinsip Ekonomi
Dengan pengorbanan tertentu berusaha untuk memperoleh hasil yang maksimal.

2. Tindakan Ekonomi
Adalah segala tindakan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya selalu berpegang pada prinsip ekonomi senantiasa hidup hemat dan menyusun skala prioritas.

3. Motif Ekonomi
Adalah keinginan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi.
Tujuan akhir dari motif ekonomi adalah tercapainya kemakmuran. Berikut ini adalah termasuk motif-motif ekonomi :
a. Keinginan untuk menjadi makmur.
b. Keinginan untuk memperoleh penghargaan dari masyarakat.
c. Keinginan untuk memperoleh kekuasaan dan kepuasan.
d. Keinginan untuk melakukan kegiatan sosial

4. Hukum Ekonomi
Adalah keseluruhan rumusan yang berlaku umum yang menggambarkan pertalian peristiwa ekonomi yang satu dengan peristiwa ekonomi lainnya.
Sifat hubungan ekonomi dibagi 2 (dua) yaitu :

Kausal (sebab-akibat)
Peristiwa ekonomi yang satu mengakibatkan peristiwa ekonomi yang lainnya, tetapi tidak bisa sebaliknya.
Contoh :
Kenaikan gaji pegawai, biasanya menyebakan kenaikan harga. Dan tidak selalu ada kenaikan harga menyebabkan kenaikan gaji.

Fungsional (interdepedence = saling mempengaruhi)
Contoh :
Hukum permintaan
Banyaknya jumlah permintaan akan menyebabkan harga cenderung naik. Dan sebaliknya jika harga turun maka jumlah permintaan akan naik. Jadi harga dan permintaan dapat saling mempengaruhi.
Sifat keberlakuan hukum ekonomi :
1. Relatif, artinya tidak mutlak seperti ilmu pasti.
2. Tendens, artinya bersifat kecenderungan.
3. Berlaku syarat ‘ceteris paribus’ (jika keadaan lain tetap, misalnya : selera, pendapatan dan psikologi tetap tidak berubah.

Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu dari pokok kegiatan perguruan tinggi. Karya ilmiah adalah karya tulis atau bentuk lainnya yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang ditulis atau dikerjakan sesuai dengan tata cara ilmiah, dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan. Melalui pembuatan karya ilmiah, anggota masyarakat akademik pada suatu perguruan tinggi dapat mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, dan/atau hasil penelitian. Untuk pelaporan karya ilmiah diperlukan suatu pedoman tentang pembuatan karya ilmiah, khususnya karya ilmiah tertulis. Pedoman penulisan karya ilmiah ini memberikan petunjuk tentang cara menulis karya ilmiah yang berupa skripsi, tesis, disertasi, artikel, makalah, dan laporan penelitian. Penulisan tugas akhir sedapat mungkin disesuaikan dengan pedoman penulisan ini.


Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Skripsi, tesis, dan disertasi merupakan karya ilmiah dalam suatu bidang studi yang ditulis oleh mahasiswa program Sarjana (S1), program Magister (S2), dan program Doktor (S3) pada akhir studinya. Karya ilmiah ini merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan program studi mereka yang dapat ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka, atau hasil kerja pengembangan (proyek).

Yang dimaksud skripsi, tesis, dan disertasi hasil penelitian lapangan adalah jenis penelitian yang berorientasi pada pengumpulan data empiris di lapangan. Ditinjau dari pendekatan yang digunakan, penelitian lapangan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

Penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif-induktif. Pendekatan ini berangkat dari su­atu kerangka teori, gagasan para ahli, ataupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan-permasalahan beserta pemecahan-pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di lapangan.

Sedangkan penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala secara holistik-kontekstual melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Ciri-ciri penelitian kualitatif mewarnai sifat dan bentuk laporannya. Oleh karena itu, laporan penelitian kualitatif disusun dalam bentuk narasi yang bersifat kreatif dan mendalam serta menunjukkan ciri-ciri naturalistik yang penuh keotentikan.

Yang dimaksud dengan kajian pustaka adalah telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Telaah pustaka semacam ini biasanya dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru dan atau untuk keperluan baru. Dalam hal ini bahan-bahan pustaka itu diperlakukan sebagai sumber ide untuk menggali pemikiran atau gagasan baru, sebagai bahan dasar untuk melakukan deduksi dari pengetahuan yang telah ada, sehingga kerangka teori baru dapat dikembangkan, atau sebagai dasar pemecahan masalah.


Yang dimaksud dengan kerja pengembangan adalah kegiatan yang menghasilkan rancangan atau produk yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah-masalah aktual. Dalam hal ini, kegiatan pengembangan ditekankan pada pemanfaatan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, atau temuan-temuan penelitian untuk memecahkan masalah. Skripsi, tesis, dan disertasi yang ditulis berdasarkan hasil kerja pengembangan menuntut format dan sistematika yang berbeda dengan skripsi, tesis, dan disertasi yang ditulis berdasarkan hasil penelitian, karena karakteristik kegiatan pengembangan dan kegiatan penelitian tersebut berbeda. Kegiatan penelitian pada dasarnya berupaya mencari jawaban terhadap suatu permasalahan, sedangkan kegiatan pengembangan berupaya menerapkan temuan atau teori untuk memecah­kan suatu permasalahan.

ISTILAH PENELITIAN

Sebagai seorang peneliti tentu nantinya akan sangat akrab dengan beberapa istilah seperti paper, jurnal, prosiding, call for paper dan sebagainya. Berikut ini beberapa hal yang (baru) saya ketahui :

paper : sering disebut makalah atau artikel, merupakan dokumentasi hasil penelitian. Umumnya berisi abstrak, latar belakang penelitian, kajian pustaka, metode penelitian, hasil penelitanan dan kesimpulan penelitiannya. Paper inilah yang terdapat dalam jurnal dan prosiding.

Jurnal : merupakan kumpulan paper hasil penelitian, biasanya satu jurnal akan spesifik membahas satu bidang keilmuan. Jurnal biasanya memiliki nomor ISSN, volume dan nomor. Volume menunjukkan tahun keberapa jurnal itu terbit, nomor menunjukkan terbitan keberapa dalam volume (tahun). Jurnal juga ada yang bersifat nasional dan internasional, nah yang internasional tentu kualitasnya lebih bagus.

Prosiding : hampir sama dengan jurnal, prosiding biasanya merupakan pembukuan paper hasil pertemuan ilmiah, biasanya berupa kegiatan call for paper.
Call for Paper : adalah suatu kegiatan pertemuan ilmiah para peneliti untuk mempresentasikan paper-nya, hasilnya dibukukan menjadi sebuah prosiding